Pasang IKLAN

Mau Pasang iklan?? 30rb/bulan. berminat kirim email ke hadisucipto1989@yahoo.com. Atau isi coment untuk memesan tempat.


Selamat Datang di Blog Gery Casakom Tempat Belajar Bersama Berbagi Ilmu dan Pengalaman
free counters
ShoutMix chat widget

Rabu, 01 Desember 2010

Panduan Memilih Processor

Processor merupakan otak sebuah komputer dimana segala bentuk proses akan akan dikerjakannya, yaitu merespon masukan / perintah yang kita berikan melalui software yang kita kenal sebagai operating system.

Yang perlu diperhatikan dalam hal memilih processor yaitu : Speed, cache memory dan FSB(front side bus) processor, set intruksi (x86, x86-64, MMX, 3DNow!, SSE, SSE2, SSE3, SSE4), fitur keamanan, fitur manajemen power dan chipset pendukung. Jangan menilai kinerja sebuah processor hanya dari clock Ghz-nya saja. Beberapa processor dengan clock yang lebih rendah memiliki kinerja / performa rating yang lebih cepat. Diantara merek processor terkenal masing-masing memiliki processor Black Pearl yaitu processor harga murah namun kinerjanya dapat ditingkatkan hingga menyamai processor kelas atas dinamakan processor Gold.


Antara Intel dan AMD

Sistem yang menggunakan AMD sensitif pada latency / respon/ timing memory yang ketat(CAS,RAS). Sedang Intel lebih membutuhkan memory bandwith yang besar(DDR2 PC 800>). Dapat diasumsikan bahwa AMD mobil balap kecepatan tinggi namun jumlah data yang diangkut tidak besar, sedangkan Intel merupakan mobil kargo kecepatan biasa namun jumlah data yang diangkut lebih besar.

Jika anda jeli penggunaan komputer pada sistem keduanya terdapat perbedaan, jika AMD layaknya motor 2 tak dia langsung tancap gas / resposif unggul saat awal proses. Intel sedikit kurang responsif diawal proses hingga tengah proses akan menyusul AMD atau bisa saja mengunggulinya tergantung performace rating masing-masing.

Karena menyandang mobil balap AMD sukanya kebut-kebutan tidak peduli apakah jalannya berbelok(sedang idle atau tidak ada proses) kekuatan penuh dikeluarkan(clock tidak turun), alhasil power yang digunakan lebih tinggi dengan tingkat inefisiensi panas dan power manajemen). Intel merupakan pengendara yang disiplin, saat idle ia akan menurunkan fraction untuk menurunkan clock dan power, saat power dibutuhkan ia akan menaikkan perkalian lagi, merupakan kebaikan dari power manajemen intel.

AMD memiliki harga yang lebih murah daripada Intel, kita dapat mencari kesesuaian harga dan kinerja masing-masing merek untuk mendapatkan yang paling Value. Merefrensi processor pada berbagai macam software benchmark karena tidak selalu processor menang disetiap jenis macam pengujian benchmarking karena masing-masing processor punya keunggulan masing-masing.


AMD

*

AMD Phenom masih belum terlihat kinerja optimalnya.
*

AMD memegang lisensi dengan basis 64 bit.
*

Suhu processor AMD saat ini lebih dingin dari generasi sebelumnyal (<>
*

Quanti speed, artinya setiap clocknya (MHZ) processor dapat melakukan proses lebih bayak drpd processor konvensional dipasaran.
*

Mainboard berkualitas AMD terjangkau. Dengan uang <>

Cocok bagi :

1.

mereka yang mengutamakan kecepatan dan kinerja system, dengan harga ekonomis.
2.

Mereka yang menyenangi overcloking dan tweaking.
3.

Gamers, 3D Designer, dan profesional yang mebutuhkan tenaga besar untuk program yang sangat berat


Intel

*

saat ini processor tercepat dipegang oleh Intel dengan Yorkfield dan kentsfield namun harga yang masih mahal menjadi kendala processor ini.
*

Intel masih mendominasi pasar karena sistem pemasaran, iklan, dan terutama garansi/purna jual yang sangat2 bagus, untuk itu harga memang lebih tinggi. Mainboard intel yang berkualitas masih mahal (diatas 1juta), sehingga anda jangan mengharapkan extrem power untuk board <>


Cocok Bagi :

1.

Pemakaian rumah, kantor/ perusahaan, institusi, designer.
2.

Mereka yang mengutamakan sistem standard yang berjalan lancar setiap hari tanpa masalah. Cocok juga bagi mereka yang mengutamakan kenyamanan dan ketenangan dalam bekerja, tapi bukan untuk mereka yang mengejar kinerja dan kecepatan, kecuali anda memiliki dana berlebih.


Hindari fanatisme yang berlebihan pada merk processor tertentu, gunakan pengalaman, refrensi, kebutuhan dan keadaan keuangan dalam hal memilih processor.

0 komentar:

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Enterprise Project Management